Monday, August 10, 2015

Jatuh Hati, Sulit ??

siapa bilang jatuh hati itu sulit?
sebanyak hari yang kita lewati,
sebanyak orang yg kita temui,
sebanyak tempat yg kita singgahi,
mungkin sebanyak itu juga kita jatuh hati.

karena jatuh hati bukan hanya pada orang,
tetapi juga pada keindahan tempat dan mungkin juga pada keberuntungan hari.

yang menyulitkan dari jatuh hati adalah kita yg pernah dikhianati,
tp sesungguhnya kesulitan itu adalah perekayasaan kita sndiri terhadap ego dan gengsi


karena setelah dikhianati pun, hati kita masih lemah dan mudah untuk jatuh hati...

Saturday, February 14, 2015

komentar lebih mudah dari melakukan :)

Aku jadi teringat saat minta dibonceng motor sama Ian, aku selalu ribut dan sibuk dibelakangnya :
"hati-hati yan..."
"pelan-pelan aja..."
"awas itu didepan liat..."

tapi, Ian pasti marah karena dia jadi kaget dan ga nyaman.
"nih, bawa ajala motornya sendiri kalau ga percaya sama aku, seolah-olah orang yang dibonceng lebih hebat bawa motornya dari pada yang bawa motor"
begitu ungkap Ian padaku.

Setelah dipiki-pikir, bener juga sih kata Ian. hampir sama perumpaannya dengan penonton dan pemain bola kaki. Penonton selalu bersorak mengejek saat pemain bola melakukan kesalahan, seolah-olah penonton itu lebih pinter main bolanya dibanding pemain bola itu sendiri.

Lalu, apa bedanya dengan kehidupan.
disaat apa yang aku lakukan selalu salah dimata orang lain yang mengikutiku.
apa yang coba aku pilih selalu dikomentari negatif.
sebenernya aku tidak pernah meminta untuk terus diikuti jika tidak suka dengan apa yang aku lakukan.
sama seperti Ian yang tidak pernah meminta aku ikut diboncengannya
atau sama seperti pemain bola yang tak mengemis untuk diidolakan jika penonton tidak suka dengan permainannya.

Saturday, December 13, 2014

Graduation X UIB 26 November 2014



I did it!!!

Setelah menunggu kurang lebih 3 bulan setelah sidang skripsi, akhirnya kelulusan saya dirayakan. tepat tanggal 26 November 2014 di Swiss-Bel Hotel Batam. Bersama 498 teman sejawat lainnya kami hadir dan berkumpul untuk menunduk haru atas peresmian pemindahan tali topi toga oleh Rektor UIB, Pak Prof. Dr. Handoko Karjantoro CPA.

Prepare yang lumayan juga menuju hari H wisuda, terlebih mengenai kostum. dari jauh-jauh hari sebulan sebelum sudah saya persiapkan. sibuk sendiri :D





But, Alhamdulillah semua berjalan lancar. Seragam keluarga selesai tepat waktu walau ada sedikit kendala dan terlebih bersyukurnya adalah semua sekeluarga dapat hadir melihat perayaan kelulusan saya dan terimakasih atas adik saya yang meluangkan waktunya untuk izin dari perkuliahan. Thanks Dear :)


Foto bersama mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan 2010 dan Pak Abe dari BPKLN


Terima kasih untuk BU (Beasiswa Unggulan) 4 tahun support biaya kuliah di UIB. Teman-teman BU dan teman-teman UIB. Happy Graduation Guys.


Saturday, November 29, 2014

Sang Introvert ingin Terbang

:)
saya mulakan tulisan sederhana ini dengan senyuman
karena setelah baris pertama saya tidak janji titik air mata itu tidak meleleh.

"Satu persatu aku menghitung anak tangga saat menapakinya.
Berharap dapat tepiskan pikiran tentang sang introvert.
tapi, tetap saja, seperti dan seolah-olah mengintip dari celah-celah anak tangga.
Ada ribuan pasang mata yang sedang menertawakanku seraya bercengakerama mengumpat, menyebut namaku."

Sang introvert ingin terbang, maaf masih ku tahan sebelah sayapmu. sisi yang satu sudah kau kepakkan, sisi lainnya masih membelaiku erat.

Aku punya terlalu banyak indera yang terlanjur mengenang sang introvert.
Bukan hanya memori untuk mengingat.
"Aku punya mata, yang telah menyorot semua cerita"
"Aku punya telinga, yang telah merekam setiap suara"
"Aku punya hidung, yang telah menghirup hawanya"
"Aku punya hati, yang merasakan cinta"

Betapa sempurna alat Tuhan yang terpasang yang menyimpan semua dalam tubuhku.

Aku berharap banyak pada waktu,
Selekat apapun ingatan tentang sang introvert,
ku harap waktu lebih kuat menarikku.
Semoga waktu adalah obat dari Allah yang paling manjur,
untuk menandingi kenangan dan ingatan.

"Sang introvert sudah mulai terbang"

Kakiku masih terpantak tak bergerak
merasakan belaian sayapnya mulai menjauh perlahan
hingga tak kurasakan lagi. 

lagi-lagi berharap pada waktu,
untuk membantu menyadarkanku dan kembali berjalan.

"Terima kasih sudah singgah :') "


27 Nov 2014
09.01 pm
Junaini Krisnawati