Friday, August 3, 2012

Kebiasaan Mengubah Jam Hidup - Kah ?

Aneh... jadi ngerasa aneh sendiri dengan mataku. ga kayak biasanya aja aku bisa melek sampe jam 1 dini hari. bisa aja sih kadang tapi bisa diitung dalam itungan jari dalam periode 1 semester. tapi ini udah hampir seminggu aku susah aja buat tidur, jam 1 baru ngerasa ngantuk itupun di kelon kelonin dulu sama bantal. Hhe


Mungkin bener kata orang (baca : temenku) kebiasaan itu mempengaruhi jam-jam dalam hidup kita.

Kalo kamu biasanya makan siang di kantin sekolah bareng temen-temen pada saat istirahat pertama jam 10.15 maka disaat sekolah libur pun perutmu akan minta diisi jam 10.15 dirumah.
Atau

Monday, July 23, 2012

Terlalu subuh untuk lelah...

repak sosok yang hidup dalamnya
rapuh. keropos.
membangunkan putiknya saja tak mampu
hanya kelopaknya yang gagah
hanya tampaknya yang sumringah

persetan dengan perfeksionis
menghujam tanya
memaksaku untuk dunia
untuk semesta. jagad raya.

tak bisa... semua marah
semua tak percaya
memang gagah ini kecil.lemah.

Wednesday, July 11, 2012

Life Is "Find Your Right Choice"

Begitu banyak hal yang bisa atau mungkin harus dilakukan diwaktu menuju usia dewasa. Hal tersebut biasanya membuat kita memang mau ngga mau yaaa harus memilih. Apapun itu. Karena kapasitas dari diri kita sendiri atau mungkin kapasitas waktu yang kita miliki juga terbatas sehingga memilih yang terbaik dari semua pilihan yang ada adalah menjadi satu-satunya jalan yang harus ditempuh agar tetap bisa memanfaatkan kapasitas yang ada tersebut.

Kadang ada yang bilang "Waduh... ini pilihan kok sama-sama bagusnya sih! maunya kan ada setidaknya 1 atau 2 yang lebih bagus diantara yang lainnya, jadi saya ngga begitu bingung milihnya"

Nah loh... saya yang denger bingung. Kalo kita tau mana yang paling bagus dan terbaik dari semua pilihan yang ada itu namanya bukan PILIHAN lagi tetapi JAWABAN. Gimana toh...

Monday, July 9, 2012

Aku Bukan Si Kecilnya Mama lagi :'(

Lebar telapak kakiku sudah tak sama dengan lebar 2 jari mama dulu sewaktu aku baru dilahirkan...
Sungguh cepat aku baranjak dewasa
Aku bukan si kecilnya mama lagi
Rasanya seperti ingin berontak mengetahuinya
Seperti tak mampu...
Aku masih ingin bebas dari beban-beban kedewasaan 

Merindukan pelukan waktu-waktu berkejaran
Masa kecil seperti mundur jauh teratur
Bayang-bayang di depan semakin jelas

Sejenak ingatan kala masih menapakkan tangan di dinding hanya untuk berjalan perlahan
Susah untuk raib